#kwarcabsubang, #kwarrandawuan, #kwardajabar, #kwarnas
CIWIRU — Senin, 14 September 2026
Suasana khidmat dan penuh semangat tampak menyelimuti halaman SD Negeri Ciwiru pada Senin pagi, 14 September 2026. Seluruh warga sekolah, mulai dari Kamabigus, para pembina pramuka, hingga seluruh anggota Pramuka Siaga dan Penggalang SD Negeri Ciwiru, berkumpul dengan tertib untuk mengikuti kegiatan Upacara Kesadaran Pramuka.
Upacara mingguan yang rutin menanamkan nilai-nilai disiplin dan karakter bangsa ini terasa semakin istimewa berkat suksesnya pelaksanaan tugas oleh para petugas upacara yang merupakan siswa-siswi pilihan dari Kelas V dan VI SD Negeri Ciwiru. Kehadiran para petugas dengan seragam pramuka yang rapi dan ketepatan aba-aba mencerminkan latihan dan dedikasi yang tinggi.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ka Ahmad Paridi, S.Ag, yang sekaligus menjabat sebagai Kamabigus. Dalam amanatnya yang sarat makna, beliau menyampaikan pesan-pesan mendalam yang berfokus pada esensi gerakan kepramukaan, pembentukan karakter luhur melalui Dasa Darma, kebijaksanaan dalam menggunakan teknologi, serta pentingnya ketahanan mental dalam menuntut ilmu.
Amanat Pembina Upacara: Menghidupkan Nilai Kepramukaan dan Dasa Darma
Di hadapan ratusan peserta upacara, Ka Ahmad Paridi, S.Ag menegaskan bahwa menjadi anggota Pramuka bukan sekadar mengenakan atribut seragam cokelat, tetapi tentang bagaimana mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
"Anak-anakku sekalian, anggota Pramuka Siaga dan Penggalang yang Kakak banggakan. Menjadi seorang Pramuka berarti kita tidak hanya mengenakan seragam cokelat, baret, atau kacu, tetapi kita harus menjiwai apa yang tertulis dalam Dasa Darma Pramuka. Mulai dari taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriot yang sopan dan kesatria, hingga patuh dan suka bermusyawarah. Jadikan Dasa Darma sebagai kompas moral dalam pergaulan kalian sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat. Tumbuhkan selalu jiwa korsa, saling tolong-menolong, dan jadilah teladan bagi teman-teman kalian,"
Selain penanaman jiwa kepramukaan, Pembina Upacara juga memberikan arahan agar para siswa cerdas dalam menyikapi kemajuan zaman, khususnya dalam penggunaan teknologi.
"Jangan sia-siakan teknologi yang kalian miliki hari ini hanya untuk bermain game atau media sosial tanpa arah. Gunakan akses informasi yang luas ini untuk meningkatkan literasi, memperdalam materi pelajaran, dan mengasah keterampilan baru. Miliki rasa haus akan ilmu pengetahuan,"
Sebagai penutup amanatnya, beliau memotivasi para siswa agar senantiasa tabah dan tekun menghadapi tantangan belajar demi masa depan yang gemilang.
"Sabar dalam menjalani proses. Belajar itu melelahkan. Bangun pagi, mematuhi tata tertib sekolah, mengerjakan tugas, hingga menghadapi ujian membutuhkan ketahanan mental. Di sinilah kesabaran kalian diuji. Ingatlah bahwa proses yang sulit hari ini adalah investasi untuk masa depan kalian yang gemilang,"
Susunan Petugas Upacara
Kelancaran dan kekhidmatan upacara ini tentu tidak terlepas dari peran aktif para petugas upacara yang menjalankan tugasnya dengan sangat baik:
• Pembina Upacara: Ka Ahmad Paridi, S.Ag
• Pemimpin Upacara: Silvia Dewi
• Protokol: Novianti Sari
• Pengibar Bendera: Denia, Marsya, Mela
• Pengucap Pancasila: Indera Setiawan
• Pengucap Pembukaan UUD 1945: Dheka Cahyana
• Pengucap Dasa Darma Pramuka: Angelia Chiasson
• Pembaca Doa: Syakila
• Pemimpin Pasukan Putra: Sahmat Febriansyah
• Pemimpin Pasukan Putri: Kayyisa Ghania
Upacara Kesadaran Pramuka ini ditutup dengan doa bersama dan pembubaran pasukan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Pramuka SD Negeri Ciwiru semakin menghayati nilai-nilai Dasa Darma, disiplin, cinta tanah air, serta siap tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter mulia.